Translate

Showing posts with label Ukraina. Show all posts
Showing posts with label Ukraina. Show all posts

Tuesday, 21 February 2012

Ukraina Menawarkan Perakitan Tank Tempur Di Indonesia

JAKARTA-(IDB) : Perusahaan Ukraina berminat untuk bekerjasama dengan Indonesia dalam industri strategis, terutama dalam produksi alat utama sistem senjata untuk TNI. Untuk tahap pertama, mereka menawarkan perakitan tank tempur buatan Ukraina di Indonesia.

Minat itu diutarakan Ukrspecexport, perusahaan milik pemerintah Ukraina yang menangani ekspor dan impor produk-produk militer. "Perusahaan kami tertarik dalam mengembangkan hubungan bilateral dengan Indonesia, tidak saja dengan penjualan namun juga melalui kemitraan strategis," demikian pernyataan dari Ukrspecexport, yang diwakili direktur departemen Denys Voronkov, 21 Februari 2012.

"Produksi alat-alat perang di wilayah Indonesia jauh lebih penting bagi kami ketimbang hanya mengirim barang. Kami ingin mitra kami mendapat keuntungan yang besar dari kerjasama itu," lanjut Ukrspecexport.

Sebagai langkah awal, perusahaan itu menawarkan perakitan tank tempur utama (MBT) buatan Ukraina, yang dikenal dengan sebutan "Bulat." Perakitan itu bisa berlangsung di pabrik PT Pindad. Perakitan Tank Bulat ini bisa dikelola secara patungan antara Pindad dan Ukrspecexport.

"Kami menganggap proyek ini lebih dari sekadar alih teknologi, namun juga kerjasama bilateral dalam memproduksi tank yang dimaksud. Namun, tentu saja, bila mitra kami belum siap atas langkah itu, kami bisa memasok MBT Bulat yang diproduksi penuh di Ukraina dalam waktu dekat," demikian perwakilan dari Ukrspecexport.

Kendati tidak dirinci secara jelas, biaya tank itu relatif lebih murah dari MBT sejenis. Berbobot 45 ton, Bulat dianggap lebih ringan dari tank-tank tempur lain. Tank Bulat digunakan Angkatan Darat Ukraina pada 2004 dan sejak 2005 dibuat produk lanjutan. Saat ini Angkatan Darat Ukraina - yang merupakan pecahan Uni Soviet - mengoperasikan lebih dari 80 unit tank Bulat dan jumlahnya akan bertambah. 

Pihak Ukrspecexport menjamin jual beli tank ini tidak akan diganggu oleh kepentingan politik, sehingga Indonesia tidak perlu khawatir karena Ukraina tidak akan menerapkan ancaman embargo di kemudian hari. 

Perusahaan itu pun mengundang para petinggi TNI untuk datang ke Ukraina dan mengunjungi produksi Tank Bulat sekaligus bisa menyaksikan demonstrasi kendaraan tempur itu di Brigade Lapis Baja Ukraina.

Sumber : Vivanews

Wednesday, 25 January 2012

Anggaran Pertahanan Ukraina Naik 30 Persen

UKRAINA-(IDB) : Anggaran belanja pertahanan Ukraina akan naik sekitar 30 persen pada tahun 2012 ini, menjadi sekitar 2 miliar dollar AS (sekitar Rp17,8 triliun) atau 1,1 persen dari produk domesti bruto negara eks-Uni Soviet itu.

Demikian diumumkan bagian keuangan Kementerian Pertahanan Ukraina, Rabu (25/1/2012). Dalam rancangan anggaran tahun ini, Kemenhan Ukraina mengalokasikan dana hingga 120 juta dollar AS untuk pembelian perlengkapan militer baru dan program modernisasi berbagai alat utama sistem persenjataan yang sudah ada, dan beberapa proyek ilmiah dan desain militer.

Menurut kantor berita RIA Novosti, salah satu proyek yang akan dilakukan adalah modernisasi pesawat jet latih L-39 Albatros dan pesawat jet tempur MiG-29. Kepala bagian keuangan Kemenhan Ukraina Letnan Jenderal Yvan Marko mengatakan, totalnya ada 21 pesawat jet, lima helikopter, dan 612 kendaraan militer yang akan diperbaiki dan dimodernisasi tahun ini.

Sementara itu, daftar pesanan alutsista baru untuk Ukraina tahun ini bernilai 184 juta dollar AS, empat kali lipat lebih besar dibanding tahun lalu. Nilai pesanan sebesar itu termasuk pembuatan sebuah kapal korvet (54 juta dollar AS) dan pembangunan sistem rudal multifungsi Sapsan (13 juta dollar AS).

Anggaran militer Ukraina rata-rata berkisar 0,8 persen dari PDB-nya dalam beberapa tahun terakhir, atau masih di bawah anggaran militer negara-negara Eropa timur lainnya, yang rata-rata berada pada kisaran 1,3 persen dari PDB masing-masing.   

Sumber : Kompas

weapon military