Translate

Showing posts with label Pasukan Khusus. Show all posts
Showing posts with label Pasukan Khusus. Show all posts

Monday, 12 March 2012

Simulasi Pembebasan Sandera Oleh Kopaska Koarmatim

SURABAYA-(IDB) : Pengunjung salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya dikejutkan dengan aksi tembak menembak antara prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmatim dengan  sekelompok  teroris. 

Satkopaska Koarmatim mendapat Informasi mengenai aksi terorisme yang dilakukan oleh sekelompok orang dengan mengancam dan menyandera salah satu pengunjung Mall di pusat kota Surabaya ini. Informasi tersebut segera ditindak lanjuti dengan menerjunkan satu tim personel Kopaska yang dipimpin oleh Kapten Laut (KH) Kemas.

Satuan Pasukan Khusus Angkatan Laut itu bergerak cepat menuju tempat kejadian. Diperkirakan ada 4 orang teroris sedang menyandera seorang pengunjung. Melihat situasi Mall yang penuh sesak dengan pengunjung, Komandan Tim Kopaska menugaskan seorang observer dan Sniper untuk mengawasi olah gerak para teroris dari tempat tersembunyi.

Setelah berhasil mendapatkan posisi lawan, tim Kopaska melakukan taktik pertempuran jarak dekat atau CQB (Close Quarter Combat), dengan mengerahkan 7 personel. Untuk menjamin keselamatan seorang pengunjung yang di sandera kelompok teroris, sniper Kopaska melakukan aksi meluncur cepat dengan tali (Rappelling) dan berhasil menembak pelaku tepat di kepalanya.  Melihat temannya tumbang, tiga orang lainnya berusaha melarikan diri sambil menyandrera pengunjung lainnya, namun hal itu sia-sia karena tim CQC dengan sigap berhasil menghadang langkah mereka dan melumpuhkannya.

Kejadian itu merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam pameran “Kopaska Expo 2012”, untuk menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Kopaska yang jatuh pada tanggal 31 Maret mendatang. Demo pertempuran jarak dekat tersebut berjalan sangat cepat dan tiba-tiba, berlangsung kurang lebih 10 menit. Pengunjung yang menyaksikan aksi pertempuran itu banyak yang panik, karena aksi tersebut tidak diberitahukan sebelumnya. Namun setelah mengetahui aksi pertempuran itu hanya simulasi, mereka tampak lega dan kagum dengan kemampuan yang dimilki oleh Kopaska Koarmatim. Kegiatan itu sekaligus sebagai penutup rangakaian pameran “Kopaska Expo 2012” di Atrium Rainbow Plaza, Mall BG. Junction Surabaya. 

Sumber : Koarmatim

Friday, 9 March 2012

Kopaska Pameran Persenjataan Di Mall Surabaya

SURABAYA-(IDB) : Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut menggelar pameran alat utama sistem senjata (alutsista) di salah satu mal di Surabaya mulai 4 hingga 11 Maret 2012.

Kapten Laut (KH) Kemas M Yusri, penanggung jawab pameran, menjelaskan, kegiatan ini digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-50 Kopaska.

"Ini juga sebagai bukti dan petunjuk eksistensi Kopaska sebagai salah satu unit kekuatan di TNI Angkatan Laut," ujarnya kepada wartawan, Jumat.
Di samping itu, pameran juga bertujuan agar masyarakat secara umum dapat melihat dan mengamati dari dekat senjata-senjata yang biasa digunakan TNI ketika berlatih dan bertugas menjaga perdamaian dunia.

"Senjata-senjata yang dibawa Pasukan Garuda 23/D ketika bertugas Lebanon juga ada. Pengunjung kami perbolehkan memegang, tapi tidak dicoba atau ditenteng," papar dia.

Mayoritas senjata yang dipamerkan memang buatan luar negeri, seperti Jerman, Inggris, Austria, dan beberapa negara lainnya. Namun tidak sedikit juga buatan dalam negeri dari PT Pindad, yakni Senjata Serbu (SS) V1-V4 kaliber 5,56 mm.
Puluhan peralatan tempur yang dipamerkan antara lain senjata api laras panjang, pistol, peluru tajam, granat, alat selam, hingga kendaraan taktis baik roda dua maupun roda empat ditampilkan.

"Ada juga berbagai macam medali serta sejumlah penghargaan dari partisipasi Kopaska dalam misi perdamaian," kata Kemas M. Yusri.

Salah seorang pengunjung, Prasetyo, mengaku kagum dengan peralatan perang dan senjata yang dimiliki TNI. Ia berharap pameran seperti ini tidak hanya sekali saja diadakan, namun digelar rutin di sejumlah tempat.
 
 
 

"Selama inikan masyarakat umum sepertinya takut dengan aparat yang memiliki senjata lengkap dan tubuh kekar. Kalau ada pameran seperti inikan bisa membuat masyarakat tahu dan percaya terhadap TNI," tukasnya.

Sementara itu, di sela pameran juga digelar berbagai kegiatan lomba seperti lomba fashion busana militer, lomba foto, lomba penyamaran muka serta ada juga simulasi pembebasan sandera.

Sumber : Antara

Wednesday, 7 March 2012

Panglima TNI. KASAD, KASAL Dan Kapolri Menjadi Warga Kehormatan Korps Paskhas TNI-AU

BANDUNG-(IDB) : Panglima TNI, Laksamana TNI Agus Suhartono, dan Kepala Polri, Jenderal Pol Timur Pradopo, mendapat wing komando kehormatan Korps Pasukan Khas TNI-AU, di Bandung, Rabu.

Wing komando kehormatan Pasukan Khas TNI-AU juga diberikan kepada Kepala Staf TNI-AD, Jenderal TNI Pramono Wibowo, dan Kepala Staf TNI-AL, Laksamana TNI Soeparno.

Penyematan dilakukan Komandan Korps Pasukan Khas TNI-AU, Marsekal Muda Ammarullah, dalam apel khusus di Lapangan Apel Markas Komando Korps Paskhas, di Pangkalan Udara Sulaeman, Bandung.

Bersama penyematan wing komando kehormatan, diberikan pula pisau komando kepada masing-masing petinggi militer dan Polri tersebut.

"Baret jingga yang saya kenakan bukan sekadar simbol, tetapi merupakan bentuk penghargaan, penghormatan, kebanggan tidak saja bagi saya tetapi juga Korps Paskhas," kata Suhartono.

Sumber : Antara

Monday, 5 March 2012

Paskhas Asah Kemampuan Infiltrasi Udara

JAKARTA-(IDB) : Satu tim anggota Den Bravo 90 Anti Teror Paskhasau dibawah pimpinan Lettu (Pasukan) Anang K serta satu Tim Pengendali Tempur dari Batalyon 461 Paskhasau dengan Komandan Regu Letda (Pasukan) Rizki Pampani, melaksanakan terjun payung free fall dengan ketinggian penerjunan 6000 Feet AGL, dengan sasaran penerjunan di area Lapangan Aeromodelling, Dirgantara III, Lanud Halim Perdanakusuma.
 
Menurut Lettu (Psk) Anang K selaku Komandan Regu, latihan penerjunan ini merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh setiap Anggota Paskhasau. Selain untuk melatih kemahiran dan mental individu namun juga untuk mengasah kemampuan infiltrasi udara. Penerjunan ini biasanya dilaksanakan pada ketinggian diatas dari 10000 Feet AGL.

Namun kali ini dilakukan pada ketinggian 6000 Feet AGL.

“Yang menantang dari kegiatan ini adalah kelengkapan yang harus dibawa oleh peterjun”,  Lettu (Pasukan) Anang K menjelaskan. “Sebagai prajurit, senjata tetap dibawa kemanapun pasukan mendarat. Walaupun dalam tingkat kesulitan yang tinggi, sebab menggunakan jenis parasut tertentu, dalam latihan. Untuk formasi penerjunan kali ini menggunakan formasi one line, yang artinya follow the Leader”, ujar Komandan Regu ini.

Kegiatan latihan Terjun melibatkan  duapuluh delapan anggota, dari Den Bravo 90 Paskhas dan dari Batalyon 461 Paskhas dengan menggunakan pesawat CN-235 dengan number tail A-2302 dari Skadron Udara 2  yang diawaki oleh Capten-Pilot Mayor Pnb Destianto dan didampingi oleh Co-Pilot Letda Pnb Helmi.

Sumber : Poskota

Kopaska Gelar Latihan Geladi Tugas Tempur Setingkat K2

JAKARTA-(IDB) : Komandan Satuan Komando Pasukan Katak (Dansatkopaska) Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) Kolonel Laut (P) R. Eko Suyatno membuka latihan geladi tugas tempur setingkat K-2 dalam suatu upacara di Markas Komando (Mako) Satkopaskaarmabar Pondok Dayung, Tanjung Priuk, Senin (5/3).
 
Dalam amanatnya Dansatkopaskaarmabar Kolonel Laut (P) R. Eko Suyatno mengatakan, latihan Gelagaspur setingkat K-2 tersebut merupakan latihan yang bertingkat dan berlanjut, untuk selalu meningkatkan kualitas latihan baik secara teknik maupun secara taktik di lapangan.
 
Selanjutnya Dansatkopaskaarmabar mengatakan bahwa, penyelenggaraan latihan yang dilaksanakan kali ini adalah untuk meningkatkan kemampuan individu maupun tim sehingga di harapkan akan terbentuk suatu tim yang solid yang pada saatnya nanti akan sangat berguna pada saat melaksanakan operasi di lapangan.
 
Pada kesempatan tersebut Dansatkopaskaarmabar menekankan kepada perwira pelaksana beserta seluruh staf dan pelaku latihan agar selalu menjaga keamanan baik personel maupun material dengan selalu mengacu kepada standar prosedur operasi.
 
Diakhir amantnya Dansatkopaskaarmabar berpesan agar melaksanakan latihan tersebut secara serius dan bersungguh-sungguh serta bertanggung jawab.
 
Materi-materi yang di berikan pada kegiatan latihan K-2 Paska tersebut antara lain meliputi Graund Training, pelipatan payung, penerjunan Free Fall, Teori dan driil pengintaian pantai, pembuatan peta kartografi, Bech Cleaning (driil), Selam tempur (Closed Circuit), taktik satuan kecil (TSK), Fins Swimming, pengintaian pantai administrasi (tegak lurus dan sejajar), pengintaian pantai tempur dan laporan bibco, Renag rintis, Surob, Beach Cleaning and penyiapan lorong (FTX).

Sumber : Koarmabar

Wednesday, 29 February 2012

Kopaska Unjuk Kemampuan Dalam Infiltrasi Daerah Lawan Melaui Laut Dan Udara

SURABAYA-(IDB) : Sebagai  pasukan elit TNI AL, Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmatim memiliki kemampuan operasi peperangan laut khusus, seperti infiltrasi ke daerah lawan melalui laut dan udara.  Konsentrasi kekuatan tersebar di beberapa wilayah setrategis, merupakan acaman serius yang harus segera di lumpuhkan dan dihancurkan. Untuk membuka pintu masuk bagi pasukan lain menuju daerah sasaran, Pasukan Katak mendapat tugas menghancurkan intalasi pertahanan musuh yang berada didaerah garis pantai.

Kemampuan itu ditunjukkan pada saat Satkopaska Koarmatim menggelar latihan beberapa waktu lalu. Dengan mengunakan sebuah pesawat angkut militer, satu tim Kopaska Koarmatim yang terdiri dari 7 orang personel melakukan penerjunan (military Free Fall) tidak jauh dari target yang akan di hancurkan. Kondisi medan tempur yang berada di garis pantai itu didominasi hutan dan semak belukar. Hal ini sangat membantu gerak tim Kopaska untuk berlindung dari pengamatan musuh. Tim penghancur ini dipimpin oleh Komandan Tim Mayor Laut (P) Yudo Ponco membentuk Taktik Satuan Kecil (Tactical Small Unit) bergerak senyap mendekati sebuah bangunan berupa gudang senjata dan amonisi milik musuh.

Terdapat sekitar lima orang di dalam bangunan itu. Salah satu diantara mereka sedang berdiri disebuah pos penjagaan dengan senjata lengkap. Sedangkan 4 orang lainnya sedang duduk-duduk sambil berbincang dengan rekan mereka di dalam bangunan utama. Melihat kondisi itu, supaya dapat masuk kedalam instalasi musuh sebelumnya harus melumpuhkan seorang penjaga yang ada diluar. Sniper Kopaska  menggunakan senjata M14 kaliber 7,62 mm berhasil melumpuhkan penjaga dari tempat tersembunyi.

Sejurus kemudian tim Kopaska menyerbu ke dalam instalasi musuh dengan melemparkan granat tangan. Suara ledakan granat disusul rentetan tembakan senjata otomatis M4 A-1 dan M60 kaliber 7,62mm yang digunakan Kopaska, mengejutkan 4 orang yang ada di dalam. Kedatangan Pasukan Katak secara tiba-tiba membuat musuh tidak dapat memberikan perlawanan yang berarti. Dalam waktu singkat, 5 orang musuh dapat dilumpuhkan. Selanjutnya tim Kopaska melakukan demolisi (penghancuran) instalasi gudang senjata dan amonisi musuh kemudian segera melakukan pengundurun.

Pertempuran itu merupakan salah satu rangkaian latihan K-2 Cantoka Senayudha “Gurila” (gunung rimba laut) yang berlangsung sejak tanggal 10 sampai dengan tanggal 29 februari 2012. Latihan K-2 tahun 2012 dibuka oleh Komandan Satkopaska Koarmatim Kolonel Laut (P) Yeheskiel Katiandagho, di Mako Kopaska Koarmatim Ujung Surabaya belum lama ini, Jum’at (10/02). Sebanyak 152 personel gabungan Kopaska dan staf terlibat dalam kegiatan tersebut. Sedangkan personel Kopaska yang terlibat sebagai pelaku ada 5 tim, masing-masing tim terdapat 7 orang. Materi yang diterapkan dalam gladi tempur K-2 Kopaska tersebut adalah kemampuan menembak (markmanship), melintasi medan pegunungan (mountainering), landing dan dropping pasukan melalui laut dan udara serta intelijen tempur.

Selain itu, gladi tempur Gurila juga mempelajari materi tentang Ilmu Medan Membaca Peta (IMMP), survival, pengintaian pantai, navigasi laut, Taktik Satuan Kecil (Tsk) serta demolisi. Sebagai puncak latihan K-2 Cantoka Senayudha dilaksanakan gladi tempur gabungan dari beberapa materi latihan yang disebut full mission profile. Latihan K-2 Kopaska diselenggarkan secara rutin 3 kali dalam setahun dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme serta kerja sama tim Kopaska dalam menyelenggarakan peperangan laut khusus.

Sumber : Koarmatim

Sunday, 19 February 2012

Kopaska Terlibat Latihan L3 Terpadu Terjun Payung Di Tanjung Pinang

TANJUNG PINANG-(IDB) : Sebanyak 18 orang penerjun dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut melaksanakan Latihan Terjun Payung "Free Fall" di Komplek TNI Angkatan Laut Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV  Tanjung Pinang di Lapangan Sulaiman Abdullah Tanjung Pinang Kepulauan Riau,  Minggu (19/02).
 
Kegiatan tersebut dalam rangka turut serta dalam latihan L-3 terpadu Koarmabar tahun 2012, yang di buka langsung oleh Panglima Komando Armada Republik Indonesia Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda (Laksda) TNI Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., bertempat di Fasharkan Mentigi Tanjung Uban.
 
Prajurit Satuan Komando Pasukan Katak Koarmabar (Satkopaskaarmabar) Armabar melaksanakan terjun paying "Free Fall" dari pesawat TNI Angkatan Laut  jenis Intai Maritim Cassa-622 dari Kesatuan Wing Udara-2 Tanjung Pinang dengan Pilot Kapten Laut (P) Sahid Hamdani.
 
Selain latihan penerjunan oleh Kopaskaarmabar, di Dermaga Fasharkan Mentigi  juga dilaksanakan Latihan Simulasi Pertahanan Pangkalan berupa serbuan pesawat udara musuh melakukan serangan udara yang mengakibatkan terjadinya kebakaran pada KRI sehingga dilaksanakan evakuasi medis pada korban oleh Tim Kesehatan ke Balai Pengobatan Fasharkan Mentigi Tanjung Uban.
 
Unsur-unsur yang terlibat pada L-3 terpadu tersebut tidak hanya KRI tetapi juga melibatkan personel Lantamal IV Tanjung Pinang, Balai Kesehatan, Satkopaska, Kolinlamil,  Marinir  dan Satuan Udara TNI Angkatan Laut.
 
Turut hadir pada Acara Pembukaan L-3 terpadu Koarmabar tahun 2012 tersebut Pangkolinlamil Laksamana Muda (Laksda) TNI Agung Pramono, S.H., M.Hum., Danguspurlaarmabar Laksamana Pertama (Laksma) TNI A. Taufiqoerrochman, M. SE., Danguskamlabar Laksamana Pertama (Laksma) TNI Pranyoto, S.Pi., Danlantamal IV Tanjung Pinang Laksamana Pertama (Laksma) TNI Darwanto, S.H., M.AP. serta pejabat Muspida Tanjung Uban.

Sumber : Koarmabar

Monday, 13 February 2012

Kunjungan Atase Militer Iran Ke Markas Kopassus





JAKARTA-(IDB) : Komandan Jenderal Kopassus Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya menerima kunjungan Atase Militer Kedutaan Besar Republik Islam Iran Colonel Mohammad Reza Rafiee di Ruang Kerja Danjen Makopassus Cijantung-Jakarta Timur, Kamis(9/2). 


Kunjungan ini bertujuan dalam rangka silaturrahim untuk mempererat hubungan bilateral khususnya antara Special Forces Iran dan Indonesia serta membangun hubungan baik dengan seluruh pejabat militer Indonesia dan meningkatkan kerjasama bilateral antar kedua negara melalui kerjasama strategis dan teknis, demi terjaganya perdamaian dunia. Kegiatan selanjutnya saling memberikan cinderamata dan foto bersama.

Sumber : Kopassus

Monday, 30 January 2012

Kopaska Dan Pasukan Khusus AL Rusia Latgab Atasi Perompakan

SURABAYA-(IDB) : Kesibukan aktifitas pelayaran di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) terganggu dengan adanya aksi “perompakan” di KM Multi Prima-1 yang sedang lego jangkar di sekitar pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, belum lama ini Jum’at (20/01). 

Setelah mendapat kontak, aksi “perompakan” itu direspon oleh Satuan komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmatim dengan menerjunkan satu tim Visit Boarding Search and Seizure (VBSS), tim ini didukung oleh pasukan khusus AL Rusia dari kapal perang Russian Navy RFS Admiral Panteleev-548 yang sedang bersandar di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
 
Tim VBSS Kopaska yang dibekali dengan senjata lengkap meluncur ke arah KM Multi Prima-1 menggunakan kendaraan air cepat yang biasa disebut Sea Rider, demikian juga tim VBSS dari pasukan Khusus AL Rusia bergerak bersama-sama menuju kapal yang sedang dibajak tersebut. Dua tim pasukan khusus AL dua negara tersebut bergerak mendekati kapal dari arah buritan lambung kanan dan kiri. 

Penyergapan mendadak dan sangat cepat itu mengejutkan para perompak yang ada di atas kapal. Hal itu menimbulkan konsentrasi mereka menjadi terpecah, sehingga tim Kopaska dan pasukan khusus AL Rusia dapat dengan mudah menaiki kapal.
Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi tim gabungan untuk melumpuhkan 6 orang perompak yang menyandera awak kapal KM Multi Prima-1. Sekitar 5 menit tim Kopaska dan pasukan khusus AL Rusia dapat menguasai obyek-obyek vital yang ada dikapal seperti Anjungan, Ruang Mesin dan Kemudi Darurat. Nahkoda kapal dan seluruh Anak Buah Kapal (ABK) dapat dibebaskan dengan selamat dan 6 orang perompak tersebut berhasil dilumpuhkan.


Kejadian tersebut merupakan skenario latihan bersama antara Kopaska Koarmatim dan Russian Navy dalam rangka kunjungan persahabatan selama tiga hari kapal perang Rusia RFS Admiral Panteleev di Surabaya. Latihan bersama itu disaksikan oleh Perwira Staf Operasi (Pasops) Satkopaska Koarmatim Letnan Kolonel Laut (P) Sri Gunanto, Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov, Atase Pertahanan (Athan) Rusia untuk Indonesia Vladimir Avanasenkov. Selain itu, kedua pasukan khusus AL kedua negara juga menampilkan pameran persenjataan yang mereka gunakan di dermaga Jamrud, Pelabuhan Tanjung Perak.

Tentara AL Rusia itu menunjukan persenjataan yang mereka gunakan dalam operasi anti pembajakan dan terorisme di laut, seperti dalam pelaksanaan operasi pembebasan kapal tanker Moscow University pertengahan 2010. Kapal Tanker tersebut milik Rusia yang di bajak perompak Somalia di sekitar Teluk Aden. Kapal Tanker ini membawa muatan minyak mentah sebanyak 86 ribu ton bernilai USD50 juta atau sekitar Rp. 454 miliar (Rp. 9,080 per dolar). Pasukan khusus Rusia yang berada di RFS Admiral Panteleev, berhasil membebaskan 23 pelaut Rusia dan menangkap para pembajak.

Sumber : Koarmatim

Friday, 20 January 2012

Latgab Penanggulangan Teror (Gultor) Trimatra VI 2012 TNI Segera Digelar

SOREANG-(IDB) : Latihan Gabungan Penanggulangan Teror (Gultor) Trimatra VI Tahun 2012 akan melibatkan Tiga Matra Pasukan Khusus TNI yaitu Detasemen Bravo 90’ Paskhas (AU), Detasemen 81’ Kopasus (AD) dan Denjaka (AL) direncanakan gelar latihan akan mengambil lokasi di Pangkalan Udara Husen Sastranegara, Bandung.

Guna kesiapan dan kelancaran latihan tersebut, bertempat di Markas Komando Korpaskhas, Jumat (20-/1), dilaksanakan paparan Rencana Garis Besar latihan oleh Ketua Wasit dan Pengendali (Kawasdal) Kolonel Psk Rolland DG Waha sehari-hari menjabat sebagai Asisten Operasi Korpaskhas.

Dalam penjelasannya pada sesi tanya jawab dan diskusi oleh Kawasdal Kolonel Psk Rolland DG Waha menjelaskan bahwa, dalam latihan Goltor Trimatra TNI ini tidak hanya menampilkan kemampuan serta kesiapan gelar operasi Pasukan Khusus semata, akan tetapi juga untuk menguji serta kesiapan Lanud Husen Sastranegara dan Bandara Sipil Husen Sastranegara, bagaimana antisipasi dan kesiapan serta tindakan awal yang dilakukan dalam menangani keadaan bahaya yang terjadi. 

Dengan harapan melalui latihan ini selain untuk melatih para prajurit pasukan khusus TNI juga untuk melatih personel Pangkalan Udara maupun Bandara yang menjadi tempat sasaran latihan, untuk itu, sasaran latihan selalu digelar pada Pangkalan Udara maupun bandara yang ada di Indonesia bagi prajurit Detasemen Bravo 90’ Paskhas, bertujuan agar para prajurit mengetahui karateristik seluruh Lanud maupun Bandara.

Selain pelaksanaan paparan RGB dan diskusi juga dilaksanakan peninjauan medan latihan oleh semua unsur dan koordinator latihan untuk lebih memudahkan dan sekaligus untuk mendapatkan gambaran tentang keadaan yang sebenarnya. 

,span style="font-size: small;">Rapat yang dipimpin langsung oleh Wadan Korpaskhas Marsekal Pertama TNI MB. Manurung dihadiri oleh Para Pejabat Mako Korpaskhas, Danwing I Halim PK, Danskadron Udara 31 Halim PK, Kadisops Lanud Husen Sastranegara, Perwakilan Sops Mabes TNI, Perwakilan Sops Mabesau, Perwakilan PT. Dirgantara Indonesia, Perwakilan Kopasus, Perwakilan Denjaka (AL) serta Kabandara Husen Sastranegara.

 Sumber : PikiranRakyat

weapon military