Translate

Showing posts with label Kapal Latih. Show all posts
Showing posts with label Kapal Latih. Show all posts

Monday, 5 March 2012

Komandan Pangkalan US Navy Pearl Harbour Kunjungi KRI Dewaruci

PEARL HARBOUR-(IDB) : KRI Dewaruci yang mulai kemarin berada di Pearl Harbour, Hawai mendapat perhatian khusus dari Komandan Pangkalan US Navy di Pearl Harbour, Captain US Navy Teff James mengunjungi KRI DWR dan diterima Komandan KRI Dewaruci Letkol laut (P) Haris Bima Bayuseta serta perwira lainnya, Kamis(1/3).

Sesampainya di kapal, Captain Teff James langsung diperkenalkan oleh Dan KRI kepada para perwira yang turut serta dalam pelayaran keliling dunia 2012. Kapal ini juga akan turut serta dalam even lomba Tall ship di beberapa kota di USA dalam rangka Hari Ulang Tahun Amerika Serikat  tahun 2012.

Dan KRI juga berkesempatan menerangkan rencana gerak  KRI berikutnya dan  mengajak berkeliling kapal untuk melihat-lihat  tingginya Tiang Bima di haluan kapal,  serta ke  anjungan kapal untuk melihat peralatan navigasi.  Kemudian rombongan memasuki ruang salon untuk beristirahat dan mengisi buku tamu.

Sebelum  mengakhiri  kunjungannya, Captain Teff James melihat foto-foto mantan Komandan Kapal latih ini mulai kapal datang di Indonesia  hingga saat ini, kedua Komandan ini  saling bertukar cindera mata untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara serta jalinan kerja sama antara TNI AL dengan US Navy.

Sumber : Koarmatim

Sunday, 4 March 2012

Setelah 18 Hari di Pasifik KRI Dewaruci Tiba Hawai

HAWAI-(IDB) : Setelah cukup panjang diombang-ambingkan gelombang lautan Pasifik, KRI Dewaruci  dengan Komandan  Letkol Laut (P) Haris Bima Bayuseta pada hari Rabu(29/2) jam 09.00 waktu setempat tiba di dermaga Pangkalan US Navy  Pear Harbour Hawai, dan  disambut oleh Komandan Pangkalan Gabungan US Navy  Capt Jeff James, komandan  kapal perang USS Chung- Hoon ( DDG-93) CDR Justin P  Orlinch  serta  dari Konsulat KBRI di Los Angeles  Ibu Mahdalena Frederika W.

Dalam rombongan penyambutan tersebut, hadir  Athase Laut  Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Kolonel Laut (KH) Anwar Saadi  dan warga negara Republik Indonesia/ mahasiswa yang sedang kuliah di  Hawai.

Setelah itu para undangan memasuki kapal dan di sambut oleh tarian Badinding yang di peragakan oleh prajurit  KRI Dewaruci. Penampilan kesenian  tari  Badinding tersebut sangat menghibur rombongan dan mendapat apresiasi dari tentara US Navy.

Diakhir kunjungan tersebut, Komandan KRI Dewaruci memberikan cindera mata kepada  Capt Jeff James, dan CDR Justin P Orlinch serta kepada   Konsulat KBRI di LA ibu Mahdalena  Fredika .W.

Menurut rencana, KRI DWR akan berada di Pear Harbour selama dua hari yang akan di gunakan untuk pengisian BBM, bahan basah dan perawatan kapal terutama pengelasan stak patung di haluan kapal   serta cocor yang retak akibat terjangan gelombang selama di Samudera Pasifik. Juga membuat beberapa mur baut patung Dewaruci yang melekat di haluan kapal patah. Selama dalam perjalanan menuju Hawai beberapa kerusakan tersebut sudah di atasi sementara oleh prajurit KRI DWR, tapi untuk pengelasan belum dapat dikerjakan karena cuaca yang tidak memungkinkan.

Selama merapat, KRI DWR melaksanakan open ship bagi masyarakat, mahasiswa, pelajar bahkan tentara  dan keluarga US Navy banyak yang berkunjung  ke kapal.

Sumber : Koarmatim

KRI Dewaruci Lakukan Refuel di Samudera Pasifik

KOARMATIM-(IDB) : Perjalanan panjang dari Republik  Marshall menuju Hawai USA, memaksa KRI Dewaruci  melawan derasnya terjangan ombak lautan Pasific, kencangnya angin seakan-akan menghentikan laju kecepatan kapal sehingga persediaan bahan bakar menipis, itu terjadi pada hari Kamis (23/2)  di tengah samudera pasifik sebelum sampai di persinggahan  Pangkalam  US Navy di Pearl Harbour Hawai.

Keputusan  cepat sang komandan untuk  segera menghubungi Pangkalan US Navy di Pearl  Harbour Hawai  adalah langkah tepat untuk meminta bantuan  BBM  dimana sebelumnya sudah di koordinasikan dengan Mabes TNI AL dan Pangarmatim.   Pearl Harbour segera mengirim   kapal perang  USS Reuben James-57 untuk membentu KRI DWR  sedang dalam kesulitan.

Namun tidak semudah itu untuk  mengisi BBM di KRI yang berada di laut lepas seperti samudra pasifik karena  kerasnya angin, gelombang besar yang selalu datang secara tiba-tiba. Dari US Navy di putuskan agar KRI DWR segera menuju Pulau terdekat di Jonshon Atall  untuk lokasi transfer bahan bakar. Dari pulai ini KRI DWR  masih butuh waktu 6 hari untuk sampai di Hawai dengan cepat kapal 5 knot.

Hari Jumat (23/2) tepar jam 09.00 waktu setempat  atau  Sabtu  04.00 dini hari pada posisi  16 ͦ  . 42’ 12” U dan 169 ͦ  32’ 05’’B  KRI DWR lego di dekat  Pulau  Jonshson Atall  sebuah gugusan karang yang tidak terbaca di peta.  Pangkalan Pearl Harbour pun kemudian mengirim  peta lokasi dimana BBM akan di suplay. Dipilihnya lokasi ini adalah karena tidak mungkin di Samudera  Pasifik dilakukan  pengisian BBM. Tempat ini merupakan yang terbaik karena ada sedikit perlindungan akan kuatnya arus dan gelombang dan perubahan cuaca sewaktu-waktu.

Komandan KRI Dewaruci Letkol Laut (P)  Haris Bayuseta yang sudah berpengalaman di  kapal layar ini  pada saat  krisis BBM sebenarnya sudah mengeluarkan berbagai jurus andalannya dalam manuvra kapal  layar,  menggunakan kecepatan arah angin  agar tetap bisa berjalan   namun sia-sia karena  arah angin selalu berubah-ubah dan  jarak yang harus ditempuhpun tidak sesuai dengan  kapasitas bahan bakar yang tersedia di kapal yang hanya mampu untuk berlayar 14 hari, sedangkan kapal ini sudah berlayar 12 hari dan jarak yang ditempuh ke Pearl Harbour dengan cepat kapal 5 knot masih  membutuhkan waktu 6 hari lagi.

Langkah awal yang dilakukan oleh USS  Reuben James. 57 mengirimkan personil satu team ke KRI DWR melalui sekoci karet guna melihat dari dekat kondisi kapal. Sesampainya di kapal langsung koordinasi dengan komandan serta perwira lainnya  . Perwira USS Reuben James 57 memutuskan untuk mengirim BBM lewat selang langsung ke tengki mengingat kondisi  kapal yang pipinya tidak sesuai dengan ukuran slang.

Di posisi inlah kapal  negara   super power USA  mengirimkan USS  Reuben James 57 dengan komandan CDR Daniel  W Valavcho untuk mensuplay bahan bakar   HSD 15.000 liter dengan  selang panjang  yang langsung dimasukkan ke dalam tangki BBM yang terletak di bawah  Ruang Kadet. Disamping HSD juga di suplay tambahan air tawar di tangki di bawah ruang Bintara /  Tamtama. Sejumlah BBM tersebut diperkirakan akan sampai menuju  Pangkalan US Navy di Pearl Harbour Hawai. USS Reuben James dalam kondisi mesin siap untuk mengikuti halu  KRI DWR yang sewaktu-waktu berputar mengikuti arus sehingga proses pengisian bahan bakar tidak terganggu mengingat kapal ini untuk manuver lebih mudah dari pada KRI Dewaruci.

USS Reuben James 57 kapal freget  dengan personil yang profesional menurunkan  sekoci karet untuk mengirimkan tambahan  air minum  125 dos karton dan bahan basah / konserven untuk kekuatan Prajurit KRI selama 1 hari.

Seusai pengisian BBM ke dua langsung melanjutkan perjalanannya, prajurit  kapal latih  Kadet Akademi TNI AL pun melambaikan tangan sebagai ucapan terimakasih kepada USS  Reuben James 57, dan merekapun menjawabnya. Selamat berlayar dan bertemu di Pearl  Harbour.

Sumber : Koarmatim

Sunday, 12 February 2012

Dubes AS Dan Komandan US Army Untuk Republik Marshall Kunjungi Kapal Dewaruci

KWAJELAIN-(IDB) : Duta Besar USA untuk Republik Marshall Ibu Martha dan Komandan Pangkanal US Army di Kwajelain Kolonel Gaines mengadakan kunjungan ke KRI Dewaruci (KRI DWR), Sabtu (11/2). Kunjungan  diterima oleh Komandan KRI DWR Letkol Laut (P) Haris Bima Bayuseta beserta perwira  KRI  di Lounge Perwira KRI DWR, dilanjutkan dengan acara makan pagi dengan menu nasi goreng khas KRI DWR yang menjadi andalan juru masak kapal.

Setelah itu diadakan tukar menukar cindera mata. Pada kesempatan itu Komandan KRI DWR memberikan buku PENGAWAL SAMUDERA DI KAWASAN TIMUR INDONESIA kepad Komandan US Army,  dimana buku ini baru diluncurkan pada tahun  2011.

Sejak kapal ini dibuat,  KRI DWR sudah singgah empat kali di kota ini, pada kesempatan ini Komandan US Army menyempatkan diri untuk mencoba menaiki tiang Bima KRI DWR yang berada di haluan kapal, dengan didampingi empat  prajurit  KRI.

Saat berada di bordes Tiang Bima, mereka melakukan foto bersama dan mendapat applaus dari Dubes US karena mereka kelihatan grogi. Setelah turun dari  Tiang Bima, rombongan tamu tersebut melaksanakan foto bersama dengan Komandan KRI beserta Perwira, Bintara dan Tamtama di haluan kapal.

Sumber : Koarmatim

KRI Dewaruci Tiba Di Republik Marshall

KWAJELAIN-(IDB) : Dalam rangka muhibah pelayaran internasional tahun 2012, Kapal Latih Kadet Akadeni TNI AL buatan Jerman  yang kini berusia 59, pagi ini Jumat (10/2) pukul 10,00 waktu setempat atau pukul 06.00 WIB tiba di Kwajelain, Negara  Republik Marshaal  disambut oleh Athase Laut  Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Kolonel Laut(KH) Anwar Saadi  dan  beberapa perwira dari US Army yang sedang bertugas di Kwajelain.

Komandan KRI DWR Letkol Laut (P) Bima Bayuseta  saat akan merapatkan kapal di dermaga  Kwajelain,  disambut sebuah speet boat Polisi  perairan yang membawa Athanse Laut Kolonel Laut (KH) Anwar Saadi di dampingi dua  perwira US Army, Mayor Mili.S dan Mayor Parris,  selanjutnya Komandan KRI DWR mendapat kalungan  bunga yang diberikan oleh anak  laki-laki berumur 6 th bernama Andrian Peterson, kemudian acara diteruskan dengan peninjauan ke kapal.  Athan  RI ini sebenarnya sudah tiba di Kwajelain hari  Rabu,(8/2) karena menurut rencana KRI DWR tiba di  kota ini  hari Rabu.  Namun karena kendala gelombang dan angin yang kurang bersahabat di Pasific, sehingga kedatangan kapal di Kwajelain tertunda  2 (dua ) hari.

Selama di  Kwajelain Satgas akan melakukan beberapa aktifitas antara lain jam 18.00 melakukan kirab kota dan  BBQ / portuck ( jamuan makan serba ikan bakar )  dan sepak bola persahabatan antara US Army dengan Prajurit KRI Dewaruci seperti yang pernah dilaksanakan pada saat tahun 2007 setelah selesai pelaksanaan kirab kota, di tempat tersebut juga berbagai jenis hiburan yang di tampilkan oleh  tetntara US Army dan Band KRI DWR hingga pukul 21.00

Keeesokan harinya akan melaksanakan open ship, kemudian pada pukul 15.00 waktu setempat KRI Dewaruci akan melanjutkan perjalanannya menuju Honolulu USA, yang direncanakan akan memakan waktu 17 hari.

Sumber : Koarmatim

weapon military